Sabtu, 16 Oktober 2021

Menulis membuatku naik kelas dan berprestasi

 



Pertemuan          : 6 

Gelombang         : 22

Hari/tanggal        : Jum'at, 15 Oktober 2021

Narasumber        : AAM NURHASANAH, S. Pd.

Moderator           : Ms. PHIA

Menulis membuatku naik kelas dan berprestasi

Bismillahirrahmanirrahim 

Suasana hati dapat menentukan hasil dari karya tulis, mungkin malam ini hatiku belum bersahabat untuk mau menulis, namun kupaksakan untuk menulis. Kata pemateri do'anya adalah Allahumma paksakeun. 

Diawali dengan Ms Phia sebagai moderator menyapa peserta "Belajar Menulis" dengan kata Assalamuaikum Wr. Wb. Selamat Malam, Good Evening, Gütten Nacht Ladies & Gents of future famous writers from all over Indonesia! Membersamai ibu Aam Nurhasanah, S.Pd sebagai pemateri dengan Tema  "Menulis membuatku naik kelas dan berprestasi"

Saya membuka dan membaca WA group "Belajar Menulis 22" dan mulai menulisnya pada pukul 00.15. jadi saya tidak mengisi mentimeter "Apa tujuan anda menulis?". bila saja aku punya kesempatan mengisi, mungkin sama jawabannya seperti yang tertera pada pada slide yang paling atas yaitu "ingin mengembangkan diri"


Pemateri menyampaikan pengalamannya saat sebagai peserta yang belum tahu dan belum bisa menulis buku, beliau pertama kali gabung di kelas ini, semenjak jadi peserta gelombang 8, Namun pupus harapan karena gagal belum bisa menulis resume dan akhirnya ditinggalkan teman-teman. beliau kembali memupuk kepercayaan diri, meluruskan niat dan tekad, akhirnya kembali mengulang di gelombang 12. Di sinilah beliau berusaha fokus dan akhirnya bisa lulus menjadi alumni dan sukses menjadi blogger hingga menerbitkan buku perdana solo dan antologi.

 buku antalog perdana  bu Aam Nurhasanah

buku solo perdana bu Aam Nurhasanah

Setelah menjadi alumni, beliau mengabdikan diri menjadi moderator kelas menulis maka lahirlah buku solo keduanya berjudul "Kunci Sukses Menjadi Moderator Online". Kemudian  mengikuti lomba blog PGRI yang diadakan selama 28 hari selama bulan Februari dan peserta wajib posting ke blog pribadi dan blog  YPTD akhirnya berbuah manis dan menjadi pemenang Juara 1 Lomba Blog PGRI dan hasilnya menjadi buku solo ketiga.

Dari kisah pengalaman pribadi  pemateri, membuktikan bahwa Menulis membuat naik kelas dan berprestasi, masih banyak lagi karya karya pemateri, baik sebagai penulis duet bersama prof eko ataupun sebagai kurator dan editor. Saya sebagai orang Serang Banten bangga dan kagum dengan karya dan perkembangan prestasinya. ini  membuktikan tema yang disampaikan malam ini benar benar terwujud. Saat ini jumlah bukunya ada 30, buku solo 4, buku duet prof eko satu, 25 buku antologi.

Berikut adalah judul judul bukunya :

1. Buku antologi ”Semangat Menulis Bersama Bu Kanjeng” Juli 2020. 

2. Buku Solo “Mengukir Mimpi Jadi Penulis Hebat” Agustus 2020. 

3. Buku kolaborasi Prof. Richardus Eko Indrajit judulnya “Parenting 4.0: Mengenal Pribadi dan Potensi Anak Generasi Milenial Multiple Intelligence” September 2020. 

4. Buku antologi “Kisah Inspiratif Sang Guru” Oktober 2020,

5. ”Kompilasi Artikel YPTD” November 2020, 

6. “Jejak Digital Motivator Andal” Desember 2020, 

7. “Patidusa Pujangga Wiyata” Desember 2020, 

8. Buku solo kedua “Kunci Sukses Menjadi Moderator Online” Desember 2020, 

9. “Kompilasi YPTD Lima” Januari 2021,  

10. “The Power of Silaturahmi in Wriring” Februari 2021,  

11. Antologi kepala sekolah Wilayah Bina III SMP Kabupaten Lebak  berjudul “Jejak langkah Mengukir Prestasi” Februari 2021, 

12. Antologi puisi “Semai Sukma Ksatria” Februari 2021, 

13. Buku Solo ketiga juara 1 lomba blog tingkat nasional berjudul “Blogger Inspiratif” Maret 2021

14. Buku antologi “Haru Biru Hijrah Meraih Berkah” Maret 2021,

15. Buku antologi puisi "Makk!!! Sajak terindah untuk Ibu" April 2021

16. Buku antologi Puisi Patidusa "Rinai Rindu Sang Guru" Mei 2021

17. Buku antologi pantun "Rona Ramadan" Mei 2021

18. Buku antologi "Purwakarya Literasi" Mei 2021

19. Buku antologi puisi "Prangko Merah Muda" Juni 2021

20. Buku antologi "Membongkar Rahasia Menulis ala Guru Blogger" Juni 2021

21. Buku antologi "Writing is my passion Jilid 1" Agustus 2021

22. Buku antologi "Writing is my passion Jilid 2" Agustus 2021

23. Buku antologi "Merdeka Berpantun" Agustus 2021 

24. Buku antologi Puisi Kemerdekaan Agustus 2021

25. Buku solo ke-4 "Rajin Menulis Berbuah Manis"

26. Buku antologi Tim F1 "Literasi, Solusi Saat Pandemi" terbit September 2021

27. Buku Biografi "Bait Kata Perjalanan Hidup" terbit September 2021

28. Buku Antologi Ultah YPTD 1, September 2021

29. Bangga Jadi Orang Indonesia, Oktober 2021

30. Geliat Literasi Negeriku, Oktober 2021



Apa yang menjadikan ide Menulisnya ? 


Apa Tips nya ?



Demikianlah pemaparan materi yang dapat saya resume kali ini, Termotivasi dari  jawaban atas pertanyaan pak Hilman tentang do'a khusus dari penulis adalah Allahuma Paksaken. Saya mencoba memaksakan diri untuk menyelesaikannya, walau tidak Posting pertama. 

Alhamdulillah dengan menulis,  suasana hati yang gundah hilang terlupakan. karena ada hal yang lebih bermanfaat dari pada terlena menurutkan kegundahan hati. Menulislah obatnya, dengan menulis kita dipaksa untuk konsentrasi dan mengalihkan rasa. 

P10
Nama Hilman
Asal : Bangka Selatan
Pertanyaan :
Ada doa khusus nggak bunda utk jadi penulis

J10
Allahuma Paksaken, Nulis dari sekarang,
Resume dikerjakan,
Posting pertama setelah grup dibuka.

Rabu, 13 Oktober 2021

Menulis Semudah Ceplok Telor

 


Resume ke           :  5

Gelombang ke     :  22
Tanggal                :  13 Oktober 2021
Tema                    :  Menulis Semudah Ceplok Telor
Nara Sumber        :  Dra. Lilis Ika Herpianti Sutikno, SH.
Moderator             :  Dail Ma'ruf

Pelatihan Belajar Menulis PGRI gelombang 21 dan 22 masuk pada pertemuan ke-5, Ibu Guru Cantik Guru Inspirasi dunia dari NTT , Ibu Dra. Lilis IKa Herpianti Sutikna, S,H. sebagai Narasumber dan  Bapak Dail Ma’ruf sebagai moderator. 


        
            Sengaja saya copy slide diatas, karena merupakan Motivasi yang dapat mematrik semangat untuk menulis dan menulis. 
             Aku memang  bukan anak Raja dan akupun bukan anak Ulama besar, mana mungkin aku dapat dikenal dan dikenang, maka aku harus punya karya, salah satunya berupa tulisan/buku. Sebagaimana pepatah mengatakan :”Harimau mati meninggalkan belang, Gajah mati meningalkan gading, manusia mati meninggalkan Nama”. Setiap orang yang sudah meninggal pasti akan dikenang sesuai dengan perbuatan di dunia. begitupun dengan Seorang penulis akan dikenang dengan karyanya.  

Mengapa Harus Menulis ?

Poin dibawah ini sebagai motivasi kita untuk tetap menulis :

·         * Apabila engkau mendengar sesuatu, maka tulislah sekalipun di tembok {Imam Asy Sya’bi)

·        * Ilmu adalah buruan, dan tulisan adalah ikatannya, ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat. Termasuk    kebodohan kalua engkau memburu kijang, setelah itu kamu tinggalkan terlepas begitu saja. ( Imam        Syafi’I rahimahullah)

·     _* Hadits shohih : قيدوا العلم بالكتاب  jagalah ilmu dengan menulis.

 يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا تَدَايَنْتُمْ بِدَيْنٍ اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّى فَاكْتُبُوْهُۗQS. Albaqoroh (2) : 282 

    artinya : "Hai orang orang yang beriman, apabila kamu bemuamalahtidak secara tunai untuk waktu        yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya."

             Sebagai umat Islam perlunya kita membiasakan diri untuk belajar menulis, karena sahabat Rasulullah SWT menulis Al Qur’an dan Hadist kemudian dibukukan.

 

            Bila aku cermati dari judul  “ KIsah sebatang Pensil” , mungkin inilah inti dari materi hari ini, bahwa menulis semudah ceplok telur.

1.    Pensil digerakkan oleh tangan manusia; 

     Berdoalah sebelum menulis, karena ada tangan tuhan yang selalu membimbing kita, jika diawali dengan do’a, akan menghasilkan ilmu yang bersumber dari hati Nurani yang bersih.

2.    Ketika pensil tumpul, kita perlu meruncingkannya ;

     Kala pikiran kita buntu tak ada ide, maka beristirahatlah, dan tutup buku/laptop dulu, pertajam pikiran dan bacalah buku

3.    Penghapus, ada penghapus untuk menghapus tulisan kita yang salah,

     Begitu pula dalam menulis, kita tip ex dulu tulisan yang salah, lalu perbaiki dengan sempurna. 

4.    Pensil yang digunakan untuk menulis bagian dalamnya ; 

     Dalam menulis gunakan hati untuk menggerakan tangan kita, menulis dari hati akan menghasilkan karya yang luar biasa dan akan diterima oleh pembacanya dari hati pula.

5.    Setiap tulisan kita akan berdampak ; 

      Pensil akan selalu meninggalkan goresan, tinggalkanlah jejak dalam setiap tulisan kita dengan yang baik dan memberikan inspirasi kepada setiap pembacanya

 

Kata kata motivasi yang saya petik

MENULIS TAK AKAN BERDAMPAK APA APA JIKA TIDAK MEMILIKI KOMITMEN DALAM DIRI UNTUK BERLATIH SETIAP HARI “

MULAILAH DENGAN MENULISKAN HAL HAL YANG KAU KETAHUI. TULISLAH TENTANG PENGALAMAN DAN PERASAANMU SENDIRI”

“ JIKA SUDAH MANTAP JADI PENULIS, KONSISTENLAH DALAM MENULIS”

 



Alah bisa karena biasa
Menulis apa yang kita bisa
Semangat terus jangan kendor
karena menulis semudah ceplok telor

Salam literasi

Senin, 11 Oktober 2021

Menulis Buku dari Karya Ilmiyah

 




Resume ke           :  4

Gelombang ke     :  22
Tanggal                :  11 Oktober 2021
Tema                    :  Menulis Buku dari Karya Ilmiyah
Nara Sumber        : Noralita Purwa Yunita, M.Pd.
Moderator             : Rosmiyati

           Menulis Buku dari Karya Ilmiyah

  Alhamdulillah, semoga malam ini terus istiqomah membuat resume yang ke 4, saya   mencoba dengan penuh kepercayaan diri saya, untuk terus menggoreskan pena merangkai kata kata, bagi saya suatu berhasilan harus diawali dengan terus berlatih dan berlatih. 

            Terimkasih kepada para mentor, yang selalu terus memotivasi untuk terus menulis dan menulis hingga menjadi sebuah karya. Semoga saya bisa.

             Judul Materi kali ini “ Menulis Buku dari Karya Ilmiyah” yang  disampaikan oleh ibu Noralita Purwa Yunita  sebagai narasumber kelahiran Kudus, 12 Juli 1989, beliau mengajar di SMP Negeri 8 Semarang dan juga seorang bloger. Dibersamai dengan moderator ibu Rosmiyati yang seusia dengan saya, semoga semangat beliau dalam berkarya bisa menularkan kepada peserta kali ini.

             Hal yang terbetik dalam hati saya “ Bisa ya, karya ilmiyah dijadikan buku?” kalo dijadikan Jurnal mungkin saya sering dengar. Baik saya akan coba menyimak dan membuat resume, bagaimana proses menulis buku dari karya ilmiyah.

Yang perlu di lakukan adalah :

        1. UBAH JUDUL

            Judul karya ilmiah versi buku hanya berfokus pada objek penelitian saja. Hilangkan materi, subjek, tempat penelitian. Sebagai contoh Judul Tesis, "Pengembangan modul berbasis riset pada materi reaksi redoks untuk meningkatkan keterampilan generik sains siswa kelas X SMA". Ketika diubah menjadi judul buku,  menjadi "Kiat Menulis Modul Berbasis Riset".

2. UBAH DAFTAR ISI

            Biasanya untuk beberapa karya ilmiah, daftar isi berupa : 

BAB 1 Pendahuluan berisi latar belakang masalah, tujuan, manfaat, batasan masalah

BAB 2 landasan teori

Bab 3 metode penelitian yang berisi rumus2 statistika

Bab 4 hasil dan pembahasan

Bab 5 penutup yang berisi kesimpulan dan saran

           Namun ketika diubah menjadi BUKU, daftar isi menjadi :

Bab 1 (Why) menjelaskan pentingnya modul BERBASIS RISET

Bab 2( APA) menjelaskan apa itu modul berbasis riset

Bab 3,4,5, dan seterusnya ( How ) menjelaskan bagaimana tahap pembuatan, bagaimana hasil pembuatan, bagaimana penerapannya

            Sebagai contoh Bab 2 Karya Tulis Ilmiyah (KTI) yang merupakan landasan teori berisi

2.1. hasil belajar

2.2. media pembelajaran

2.3. Modul

2.4. metode pembelajaran

2.5 pembelajaran berbasis riset

             ketika menjadi buku dapat dibuat menjadi beberapa bab yaitu

Sub bab 2.1. hasil belajar menjadi bab 2 buku

Bab 2 TEORI BELAJAR

2.1. belajar

2.2. permasalahan dalam pembelajaran

2.3. Hasil belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya

Sub bab 2.2. media pembelajaran menjadi bab 3 buku

Bab 3 MEDIA PEMBELAJARAN

3.1. Pengertian media

3.2. jenis media

3.3. manfaat media

Sub bab 2.3. modul menjadi bab 4 buku

Bab 4 mengenal modul

4.1.pengertian modul

4.2. karakteristik modul

4.3.sistematika modul

4.4. kelebihan modul

             Kesimpulan “ perbanyak teori dari bab2 karya ilmiyah dan hilangkan rumus statistika yang biasa ada di bab 3 karya ilmiyah"

 3.       UBAH SEDIKIT ISI KARYA ILMIAH

            Hilangkan semua kata "penelitian, laporan PTK, laporan skripsi" dan lainnya yang biasanya ada di karya ilmiah, tampilkan grafik yang penting saja, grafik yang lainnya ubah menjadi kalimat, penyajian Bahasa versi buku haruslah berbeda dengan versi laporan. Daftar pustaka boleh menggunakan blog namun situs blog resmi seperti Kemendikbud.go.id, Jurnal ilmiah, e book, atau karya ilmiah lainnya

 4.       Karya ilmiah versi buku minimal 70 halaman format A5 dengan ukuran huruf, jenis huruf, dan margin disesuaikan Dengan aturan Penerbit




contoh daftar isi Buku yang sudah dirubah dari Karya ilmiyah

            Yang perlu di ingat, isi buku jangan sampai sama persis dengan isi dari karya ilmiah. Kita bisa    menggunakan teknik parafrase atau teknik lainnya agar tidak ada kesamaan kalimat pada buku ini. Karena jika ada kesamaan, maka akan terjadi yang namanya self plagiarisme.

Demikianlah resume materi yang bisa saya tangkap. Trimakasih 





Jumat, 08 Oktober 2021

Membongkar Rahasia Menulis Hingga menerbitkan Buku



 Resume ke           :  3

Gelombang ke     :  22
Tanggal                :  8 Oktober 2021
Tema                    :  Membongkar Rahasia Menulis Hingga menerbitkan Buku
Nara Sumber        :  Rita Wati, S,Kom
Moderator             : Dail Ma'ruf

 Membongkar Rahasia Menulis Hingga menerbitkan Buku

            Baru saja ku menuliskan judul materi hari ini, tiba tiba anak lanangku datang mendekat. Ingin rasanya ku terus membaca paparan materi yang disampaikan oleh narasumber ibu Rita Wati, S. kom. yang dimoderatori oleh bapak Dail Ma'ruf, namun nampaknya seperti ada yang ingin diutarakan. Karena tidak seperti biasanya dia mendekat dan tidur berlama lama dikamarku. Anak lanangku ini sudah cukup dewasa dan sudah waktunya untuk menikah bila sudah ada jodohnya. 

            Akupun menghentikan untuk membaca materi pertemuan ke 3 kali ini dan menutup HPku. Ku hampiri anakku dan kuajak bicara  dari hati ke hati. sangat disayangkan bila aku meninggalkan momen seperti ini, karena jarang sekali dia mendekat ke kamarku hanya sekedar tuk berbincang tentang masalah yang sangat pribadi. Walaupun saat ini kerjanya dirumah, namun pekerjaan di depan laptopnya sangat menyita waktu.

            Malam semakin larut, rasa kantukpun menyelimuti kelopak mataku, namun tugas membuat resume harus aku selesaikan, kubuka  HP ku dan kubaca kembali pemaparan  materi dari narasumber. kuraih laptopku, ku pijit tombol power dan mulailah aku menulis resume.

          Rahasia menulis hingga diterbitkan : 

1. Ide : bila Ide itu sudah datang, jangan ditunda tunda, bersegeralah untuk menulis, tuangkan segala i                 ide itu kedalam tulisan.
2. Berlatih menulis setiap hari dari yang hanya sedikit kosa katanya, terus bertambah dan bertambah          kosa katanya dalam setiap harinya. 
3. Lakukan setiap hari, dan jadikan habit
4. Buat Peta konsep bila tulisan ingin menjadi sebuah buku
5. Mulailah Join menulis buku Antologi untuk menumbuhkan kepercayaan diri.

           Ada beberapa masalah yang biasa terjadi pada penulis pemula : 

1. Susah Ide
2. Miskin kosa kata
3. Sulit merangkai kata
4. Menunda nunda
5. Bingung mau menulis apa
6. Tidak percaya diri
7. Merasa tulisannya jelek atau tidak layak untuk dibaca

            Bagaimana cara mengatasi masalah tersebut ? Ibu Rita wati memberikan solusinya dengan cara terus menulis dan membaca. Ini rahasia menulis menurut Narasumber : 

1. Menguasai diri sendiri
2. Baca buku buku terbaik
3. tulis semua ide yang muncul hingga tuntas
4. latih menulis setip hari
5. Buat Peta Konsep
6. Tidak takut membuat gagasan baru

            Demikianlah pemaparan dari Narasumber yang sangat inspiratif,  memberikan rahasianya agar tulisan tulisannya layak untuk diterbitkan. 

Bila ibu kanjeng membuat slogan Writing Is My Passion maka saya membuat slogan Writing Is My Habit. sebagaimana pepatah mengatakan "Alah Bisa karena Biasa" dari biasa akan menjadi "Habit"

motto *
*** writing is my habit***



             

Rabu, 06 Oktober 2021

Trik cepat Menulis Resume Di Blog

 



Resume ke           :  2
Gelombang ke     :  22
Tanggal                :  6 Oktober 2021
Tema                    :  Trik cepat Menulis Resume Di Blog
Nara Sumber        :  Maesaroh, M. Pd
Moderator             :  Aam Nurhasanah

Trik cepat Menulis Resume Di Blog


Masyaa Allah .... membaca kisah sang narasumber ibu Maesarah, M.Pd. sangat mengharukan dan menakjubkan. Dalam 1 bulan bisa menyelesaikan Tesisnya  bersamaan dengan mengikuti BM 18 serta menggarap 6 Tesis temannya. 

Saya mencoba  untuk mengikuti "Trik cepat Menulis Resume di blog" walaupun saat ini mungkin terlambat untuk mengumpulkan tercepat. 

Yang Pertama saya lakukan agar cepat menulis resume adalah meyiapkan 2 alat piranti digital yaitu HP dan Laptop 

Yang Kedua memiliki karakter dalam Menulis,  agar diminati oleh para pembaca dan menjadi "tulisan" cinta pada pandangan pertama.

Yang Ketiga Menyisipkan sebuah kutipan pada resume agar lebih menarik

Yang Keempat membuat paragrap yang pendek pendek agar tidak membosankan

Yang Kelima berlatih terus dalam menulis sebagaimana dalam pepatah  "Alah bisa karena biasa"
insya Allah menulis akan menjadi mudah bila terus dilatih dan dibiasakan.

Sebagai penulis pemula "Mentalpun harus disiapkan"

1. Sikap percaya diri akan tulisan kita yang mungkin masih kurang bagus/ jelek
2. Siap  dengan berbagai kritikan
3. Bagun tulisan diberbagai blog

Demikianlah resume yang dapat saya buat, pada intinya seorang penulis, selain mencoba trik trik agar cepat membuat resume,  seorang punulispun harus menyiapkan mental untuk  siap dikritik. 


***edisilatihanmenulissyarifaturahmah***

Senin, 04 Oktober 2021

Menjadikan Menulis Sebagai Passion

 

Judul                       : Menjadikan Menulis Sebagai Passion

Resume ke              : 1

Gelombang             : 22

Tanggal                   : 4 Oktober 2021

Tema                       : Menjadikan Menulis Sebagai Passion

Nara Sumber           : Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd.



Isi Resume

Menjadikan Menulis sebagai Passion 

Materi perdana belajar menulis disampaikan oleh ibu Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd. dengan panggilan akrabnya ibu Kanjeng, dengan judul Writing is My Passion.

 Bismillah, Ku mulai menulis tuk mengasah kemampuan intelektualiatas dan kematangan berfikir.

Bagiku yang menjadi hambatan menulis, bukan karena tidak berbakat atau tidak mempunyai ide apalagi takut di kritik,

 Terlalu Banyak ide yang ingin saya tulis, baik  berkenaan dengan pekerjaan saya sebagai guru, hasil kajian tentang  apa yang sudah saya baca, maupun tentang perjalanan hidup pribadi saya.

Namun semuanya terkendala dengan waktu. Kadang Banyak pikiran yang saya ingin tuangkan dalam tulisan, namun biasanya stag karena harus mengerjakan pekerjaan yang lebih penting dari menulis. Atau rasa kantuk yang sulit diajak kompromi.

Mengapa saya harus menulis ?

* Menulis dapat menuangkan curahan hati

Teringat pesan bapak BJ Habibie mantan presiden RI  ke 3 yang selalu menuliskan curhatan hatinya kala ditinggal oleh istri yang amat dia cintai. "Tidak setiap orang mau mendengarkan cerita kita, keluh kesah kita, kebahagiaan kita, kekesalan kita, marah kita dan lain sebagainya, hanya dengan menulis di buku atau laptoplah yang menjadi teman setia yang tidak pernah bisa menolak untuk menoreh curhatan kita" 

* Menulis dapat meninggalkan jejak digital apalagi di blog

Bermula di buku diary yang biasa diisi dengan curhatan pribadi, kemudian di word yang berisi catatan penting tentang apa yang pernah kita baca, atau tulisan tulisan yang bermanfaat untuk audien/pembaca karya kita, namun semuanya nyaris hilang karena usangnya buku diary dan hilangnya dokumen word karena bertumpuk dengan file file yang lain.

Mulailah hari ini saya menulis kembali di blog  yang sudah terbukti bisa meninggalkan jejak digital. tulisan pertama saya berjudul "membaca adalah jendela dunia"  ditulis tahun 2012 masih bisa terbuka dan terbaca. 

* Menulis dapat memberikan manfaat bagi orang lain

Alhamdulillah ... walaupun karya tulis saya hanya bisa digunakan dilingkungan sendiri, bisa memberikan manfaat bagi orang lain. dan bisa menghasilkan pundi pundi uang walaupun tidak seberapa. 

Bahagianya menemukan wadah untuk berlatih menulis

Trimakasih kepada Pak Dail yang sudah mengikutsertakan saya di group menulis ini. semoga saya bisa istiqomah dan menjadi passion.

Trimakasih pula kepada para mentor yang sudah mengarahkan dan membimbing kami semua, semoga bermanfaat dunia akherat.

ada catatan penting yang harus saya ingat kala akan menulis 
1. menggali dan menemukan gagasan/ide
2. menentukan tujuan, gendre, dan segmen pembaca
3. menentukan topik
4. membuat outline
5. menumpulkan bahan atau materi 


***edisilatihanmenulissyarifaturrahmah***